Potensi Kelautan Rote Menjanjikan

Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) pekan lalu mengunjungi petani rumput laut di Desa Sedeoen, Kecamatan Rote Barat. Kunjungan kerja KPDT bersama tim UGM itu, sekaligus memberikan pelatihan kepada para petani rumput laut di Kabupaten Rote Ndao.

Demikian informasi yang diterima Timor Express dari Pemkab Rote Ndao, kemarin. Team Kementerian itu terdiri dari Kasubdit Pelaksana Kerjasama Permodalan, Asdep Kemitraan dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Deputi III KPDT, Pranoto, serta tim dari Universitas Gaja Mada (UGM), Ketua Jurusan Kelautan dan Perikanan, Triyanto, Eko Setyobudi, Wahdan Fitriya, Wisnu Patra Aji dan Topo Kuslani. Rombongan didampingi Wakil Bupati Rote Ndao, Marthen L. Saek.

Dalam kunjungan tersebut, mereka menyerahkan bantuan secara simbolis kepada petani rumput laut, berupa bibit rumput laut, tali nilon dan tali rafia, meja penjemuran rumput laut dan sarana pendukungnya, mesin pengering, pengepresan rumput laut (packing) dan sarana pendukung lainnya.

Ketua Jurusan Kelautan dan Perikanan, Triyanto, dalam sekapur sirihnya mengatakan, potensi rumput laut Kabupaten Rote Ndao sebenarnya cukup besar, karena seluas 330 Km yang dihuni 58 desa/kelurahan pesisir.

Karena itu, pihaknya sebagai mitra dari KPDT, akan bersama team siap membantu apa yang telah menjadi kesulitan masyarakat selama ini, sehingga diharapkan dalam kegiatan tersebut, masyarakat diminta proaktif dan serius mengikuti kegiatan pelatihan dan demonstrasi pengoperasian mesin pengering, pengepresan, pengemas rumput laut oleh team UGM sebagai mitra KPDT.

Wakil Bupati Marthen Luther Saek, pada kesempatan itu mengatakan, dari tahun ke tahun, pemerintah telah berupaya dalam berbagai kebijakan untuk mendorong masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir dan pulau-pulau terkecil, agar mampu mengelola dan memanfaatkan potensi sumber daya hayati maupun non hayati, untuk pertumbuhan ekonomi.

Marthen berharap, kiranya bantuan tersebut dapat dimanfaatkan demi peningkatan pendapatan keluarga, yang akan berdampak pada perubahan-perubahan hidup yang nyata akan kebutuhan sandang maupun pangan. “Tentunya, pemerintah sangat mengharapkan keterlibatan masyarakat untuk mengembangkan usaha tersebut secara bijaksana, dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian ekosistem yang ada, guna menunjang pembangunan di daerah ini,” imbuh Marthen Saek.

Selain rumput laut, ada berbagai komoditi yang belum dikelola secara optimal, baik itu ikan-ikan pelagis maupun damersal, seperti ikan tuna, cakalang, kakap dan kerapu yang harus menjadi perhatian pemerintah pusat dan pemerintah daerah. “Untuk itu, kami sangat mengharapkan bantuan pemerintah pusat melalui KPDT, terhadap hal-hal tersebut untuk mendorong masyarakat pesisir dan pulau-pulau terkecil, agar dapat memanfaatkan potensi yang ada demi pertumbuhan ekonomi di daerah ini,” pinta Marthen Saek.

Dari permasalahan tersebut, pemerintah pusat dan pemerintah daerah melalui KPDT, khususnya ASDEP Sumber Daya Hayati Deputi I dengan kegiatan sinergitas pengembangan potensi perikanan di daerah tertinggal dan Asdep Kemitraan dan UKM, Deputi III dengan kegiatan bantuan stimulan dan pengelolaan rumput laut.

Mereka bekerjasama dengan UGM berusaha mengeliminir permasalahan yang ada, dengan melaksanakan program pemeberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, meliputi kegiatan bantuan sarana prasarana budidaya rumput laut.

Salah seorang petani rumput laut, Markus Mbate (47), mengusulkan agar selain bantuan stimulan dari pemerintah pusat, mewakili petani rumput laut lainnya, dia meminta agar pemerintah daerah juga dapat memberi bantuan waring dan perahu kecil, untuk dipakai panen rumput laut dan menjemur hasil panen tersebut. (kr-8/rsy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s